Bismillahi Tawakkaltu Alallah La Haula Wala Quwwata Illa Billahil Aliyil Adzim: Tulisan Arab, Arti, dan Keutamaannya
![]() |
| Membaca doa keluar rumah adalah langkah pertama untuk berserah diri dan bertawakal sebelum menghadapi dunia luar. |
Jika Anda sedang mencari tulisan bismillahi tawakkaltu alallah la haula wala quwwata illa billahil aliyil adzim arab yang benar dan lengkap dengan harakatnya, Anda berada di artikel yang tepat.
Sebagai seorang Muslim, keluar rumah adalah momen di mana kita berpindah dari tempat yang aman menuju dunia luar yang penuh ketidakpastian. Oleh karena itu, Nabi Muhammad SAW mengajarkan sebuah doa keluar rumah yang sangat ringkas namun memiliki keutamaan luar biasa sebagai perisai dan dzikir harian kita.
Berikut adalah tulisan Arab, bacaan Latin, dan arti bismillahi tawakkaltu alallah yang bisa langsung Anda amalkan.
Tulisan Arab Doa Keluar Rumah dan Artinya
Agar mudah dibaca dan dihafalkan, berikut adalah teks Arab lengkap dengan harakat yang disesuaikan dengan kaidah penulisan yang benar:
بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ
Bacaan Latin:
Bismillahi, tawakkaltu 'alallah, laa haula wa laa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'adziim.
Arti Bismillahi Tawakkaltu Alallah:
"Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakal (berserah diri) kepada Allah. Tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."
(Catatan: Dalam riwayat hadis utama, doa ini sering kali cukup dibaca sampai "illa billah", namun penambahan "al-aliyyil adzim" adalah bentuk dzikir dan pujian yang juga baik diamalkan).
Membedah Makna dan Arti Bismillahi Tawakkaltu Alallah
![]() |
| Setiap langkah kaki yang diiringi keyakinan la haula wala quwwata illa billah akan mendatangkan petunjuk, kecukupan, dan penjagaan dari Allah SWT. |
Untuk mencapai tingkat kekhusyukan yang maksimal, kita perlu memahami makna dari setiap kalimat yang kita ucapkan saat melangkahkan kaki keluar pintu.
1. "Bismillahi" (Dengan Menyebut Nama Allah)
Setiap aktivitas yang baik harus dimulai dengan nama Allah. Mengucapkan bismillah saat keluar rumah berarti kita meniatkan setiap langkah kita—baik untuk bekerja, sekolah, atau berbelanja—sebagai bentuk ibadah.
2. "Tawakkaltu 'Alallah" (Aku Bertawakal Kepada Allah)
Tawakal adalah puncak dari keimanan. Saat kita berada di luar rumah, kita tidak tahu bahaya, musibah, atau rezeki apa yang menanti. Dengan mengucapkan kalimat ini, kita menyerahkan hasil dari ikhtiar (usaha) kita sepenuhnya kepada perlindungan Allah SWT.
3. "La Haula Wala Quwwata Illa Billah" (Tiada Daya dan Upaya Kecuali dari Allah)
Kalimat ini sering disebut sebagai Hauqalah. Ini adalah bentuk pengakuan jujur seorang hamba atas kelemahannya. Kita mengakui bahwa kita tidak memiliki kekuatan untuk menolak keburukan (la haula) dan tidak memiliki kemampuan untuk melakukan kebaikan (wa la quwwata) kecuali atas izin Allah.
3 Keutamaan Membaca Doa Keluar Rumah Berdasarkan Hadis Sahih
Membaca doa ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah jaminan keamanan langsung dari langit. Hal ini dijelaskan secara gamblang dalam hadis sahih riwayat Abu Dawud dan At-Tirmidzi.
Nabi Muhammad SAW bersabda, barangsiapa yang membaca doa ini saat keluar dari rumahnya, maka akan dikatakan kepadanya (oleh malaikat):
"Engkau telah diberi petunjuk, engkau telah dicukupi, dan engkau telah dijaga."
(HR. Abu Dawud no. 5095 dan At-Tirmidzi no. 3426)
Berdasarkan hadis tersebut, ada 3 keutamaan utama (entitas semantik dari perlindungan Allah) yang akan kita dapatkan:
1. Diberi Petunjuk (Huda)
Di luar rumah, kita rentan terhadap kebingungan, godaan bermaksiat, atau salah mengambil keputusan (misalnya saat berbisnis atau bekerja). Allah akan memberikan petunjuk agar setiap langkah kita mengarah pada kebaikan dan terhindar dari jalan yang tersesat.
2. Diberi Kecukupan (Kifayah)
Banyak orang keluar rumah dengan rasa cemas memikirkan rezeki. Dengan doa ini, Allah memberikan garansi "kecukupan". Apa pun tujuan Anda keluar rumah—mencari nafkah, menuntut ilmu, atau menyelesaikan masalah—Allah akan mencukupkan urusan Anda pada hari itu.
3. Diberi Perlindungan dari Setan (Wiqayah)
Keutamaan yang paling luar biasa adalah perlindungan fisik dan spiritual. Dalam lanjutan hadis yang sama, disebutkan bahwa setan-setan akan menyingkir dari orang yang membaca doa ini. Setan yang lain akan berkata kepada temannya, "Bagaimana engkau bisa mengganggu orang yang telah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi?"
Adab dan Waktu Terbaik Membaca Doa Ini
![]() |
| Memahami arti bismillahi tawakkaltu alallah akan memberikan ketenangan batin yang luar biasa, betapapun sibuknya aktivitas Anda di luar rumah. |
Agar doa keluar rumah arab ini berbuah pahala yang sempurna, perhatikan adab-adab berikut ini:
- Dibaca Tepat Saat Melangkah Keluar: Waktu yang paling dianjurkan adalah tepat ketika Anda membuka pintu dan melangkahkan kaki (disunnahkan mendahulukan kaki kiri saat keluar rumah) melewati ambang pintu rumah.
- Penuh Keyakinan (Yaqin): Bacalah dengan suara yang pelan namun terdengar oleh telinga sendiri (sirr). Hadirkan rasa tawakal di dalam hati, bukan sekadar komat-kamit di bibir.
- Bisa Dibaca untuk Semua Urusan: Baik Anda keluar untuk safar (perjalanan jauh), pergi ke masjid untuk ibadah wajib (jangan lupa amalkan juga doa dan dzikir setelah shalat fardhu), maupun hanya keluar sejenak ke warung depan rumah, biasakanlah lisan Anda basah dengan dzikir harian ini.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Doa ini dibaca kapan?
Doa ini dibaca tepat pada saat Anda akan keluar rumah, sesaat setelah membuka pintu atau saat melangkahkan kaki melewati ambang batas pintu rumah menuju ke luar.
2. Apa arti la haula wala quwwata illa billah?
Artinya adalah "Tiada daya (untuk menghindari keburukan) dan tiada upaya/kekuatan (untuk melakukan kebaikan) kecuali dengan pertolongan Allah". Ini adalah kalimat penyerahan diri total kepada kehendak Allah.
3. Apakah doa ini shahih?
Ya, doa keluar rumah dengan lafal Bismillahi tawakkaltu 'alallah laa haula wa laa quwwata illaa billah adalah doa yang sahih dan diriwayatkan oleh para imam hadis terkemuka, seperti Imam Abu Dawud (no. 5095) dan Imam At-Tirmidzi (no. 3426).
4. Bolehkah dibaca tanpa tambahan Al-Aliyil Adzim?
Sangat boleh. Faktanya, redaksi asli dalam hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi berhenti pada kalimat "illa billah". Namun, menambahkan "al-aliyyil adzim" (Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung) diperbolehkan karena kalimat tersebut merupakan bagian dari dzikir yang baik dan umum diucapkan oleh umat Muslim.



