Panduan Lengkap Doa dan Dzikir Setelah Shalat Fardhu Sesuai Sunnah
![]() |
| Meluangkan waktu sejenak untuk membaca doa dan dzikir setelah shalat fardhu dapat menggugurkan dosa dan membawa ketenangan batin. |
Membaca doa dan dzikir setelah shalat fardhu merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk menyempurnakan ibadah kita. Bagi umat Muslim, meluangkan waktu sejenak setelah salam untuk memuji Allah SWT tidak hanya menggugurkan dosa, tetapi juga membuka pintu rezeki dan ketenangan hati.
Artikel ini menyajikan panduan bacaan doa setelah shalat 5 waktu secara runtut sesuai tuntunan sunnah. Anda akan menemukan panduan dzikir dan doa setelah shalat lengkap Arab latin dan artinya agar mudah dipahami dan langsung diamalkan, baik oleh pemula maupun keluarga di rumah.
(Pelajari juga panduan dasar kami: Tata Cara Shalat Fardhu Lengkap dan Niat Shalat 5 Waktu)
Keutamaan Membaca Dzikir Setelah Shalat 5 Waktu
Membiasakan diri dengan dzikir setelah shalat sesuai sunnah memiliki keutamaan yang luar biasa. Rasulullah SAW mengutamakan waktu setelah shalat fardhu sebagai salah satu waktu paling mustajab untuk berdoa.
Dari Abu Umamah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah SAW pernah ditanya tentang doa yang paling didengar oleh Allah. Beliau menjawab:
"Doa di tengah malam bagian akhir dan doa di penghujung shalat fardhu." (HR. Tirmidzi, dinilai hasan).
Selain itu, berdzikir menjaga hati tetap terpaut pada Allah, menjauhkan dari kelalaian duniawi, dan menjadi penambal dari kekurangan-kekurangan kecil saat kita melaksanakan shalat. (Baca selengkapnya: Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang)
Urutan Bacaan Dzikir Setelah Shalat Fardhu Lengkap (Arab, Latin, Arti)
![]() |
| Membaca tasbih, tahmid, dan takbir masing-masing 33 kali merupakan inti dari urutan dzikir setelah shalat yang diajarkan Rasulullah SAW. |
Berdasarkan berbagai riwayat yang shahih, terutama dari Hadis Riwayat Muslim, berikut adalah urutan dzikir yang dibaca oleh Rasulullah SAW segera sesudah salam.
1. Membaca Istighfar 3 Kali
Begitu selesai salam, amalan pertama yang dilakukan adalah memohon ampun kepada Allah atas segala kekurangan selama shalat.
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ
Latin: Astaghfirullah hal'adzim. (Dibaca 3x)
Arti: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."
Penjelasan: Menurut Hadis Riwayat Muslim no. 591, dari Tsauban, Rasulullah SAW apabila telah selesai dari shalatnya, beliau beristighfar tiga kali.
2. Membaca Doa Keselamatan (Allahumma Antas Salam)
Setelah istighfar, lanjutkan dengan memuji Allah sebagai Pemilik Keselamatan.
اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ
Latin: Allahumma antas-salam, wa minkas-salam, tabarakta ya dzal-jalali wal-ikram.
Arti: "Ya Allah, Engkaulah as-Salam (Dzat yang Mahaselamat), dan dari-Mu lah keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Mulia."
3. Membaca Ayat Kursi
Ayat Kursi (Surat Al-Baqarah ayat 255) adalah salah satu entitas paling agung dalam Al-Qur'an dan sangat dianjurkan dibaca setelah shalat fardhu.
ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ
Latin: Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyum. Laa ta'khudzuhuu sinatuw wa laa naum. Lahuu maa fis samaawaati wa maa fil ardh. Man dzal ladzii yasyfa'u 'indahuu illaa bi idznih. Ya'lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum. Wa laa yuhiithuuna bi syai-im min 'ilmihii illaa bimaa syaa-a. Wasi'a kursiyyuhus samaawaati wal ardh walaa ya-uuduhuu hifzhuhumaa Wahuwal 'aliyyul 'azhiim.
Arti: "Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur..." (QS. Al-Baqarah: 255).
Penjelasan: Rasulullah SAW bersabda, barangsiapa membaca Ayat Kursi setiap selesai shalat fardhu, maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian (HR. An-Nasa'i).
4. Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas (Tiga Qul)
Membaca tiga surat pendek ini (Al-Mu'awwidzatain dan Al-Ikhlas) berfungsi sebagai perlindungan diri.
- Surat Al-Ikhlas: Qul huwallahu ahad... (Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa...)
- Surat Al-Falaq: Qul a'udzu birabbil falaq... (Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh...)
- Surat An-Nas: Qul a'udzu birabbin-naas... (Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan manusia...)
5. Dzikir Tasbih, Tahmid, dan Takbir (Masing-masing 33x)
Ini adalah inti dari dzikir setelah shalat. Bacaan ini diulang masing-masing sebanyak 33 kali dengan khusyuk.
- Tasbih (33x): سُبْحَانَ اللهِ (Subhanallah / Maha Suci Allah)
- Tahmid (33x): اَلْحَمْدُ لِلَّهِ (Alhamdulillah / Segala puji bagi Allah)
- Takbir (33x): اَللَّهُ أَكْبَرُ (Allahu Akbar / Allah Maha Besar)
Penjelasan: Rangkaian dzikir tasbih tahmid takbir ini diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW kepada kaum Muhajirin yang miskin agar mereka mendapat pahala setara dengan orang kaya yang bersedekah (HR. Bukhari dan Muslim).
(Pelajari lebih mendalam keutamaan luar biasa dari gabungan kalimat ini di artikel: Subhanallah Walhamdulillah Wala Ilaha Illallah Wallahu Akbar Lengkap)
6. Dzikir Pelengkap (Genap Menjadi 100)
Setelah membaca tasbih, tahmid, dan takbir (total 99), genapkan menjadi 100 dengan membaca kalimat tauhid berikut:
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin: Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qadir.
Arti: "Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan puji-pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Kumpulan Doa Setelah Shalat Fardhu Lengkap
![]() |
| Setelah merampungkan dzikir sunnah, angkatlah kedua tangan untuk memanjatkan doa memohon rezeki dan kebaikan dunia akhirat. |
Setelah merampungkan dzikir sunnah di atas, Anda disunnahkan untuk mengangkat kedua tangan dan memanjatkan doa. Berikut adalah beberapa doa pilihan yang komprehensif.
Doa Memohon Ilmu, Rezeki, dan Amal (Khusus Setelah Subuh)
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
Latin: Allahumma inni as-aluka 'ilman nafi'an, wa rizqan thayyiban, wa 'amalan mutaqabbalan.
Arti: "Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima." (HR. Ibnu Majah).
Doa Sapu Jagat (Kebaikan Dunia Akhirat)
Doa ini adalah doa yang paling sering dipanjatkan oleh Rasulullah SAW karena mencakup seluruh kebaikan di dunia dan akhirat.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin: Rabbana aatina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qinaa 'adzaban-naar.
Arti: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka." (QS. Al-Baqarah: 201).
Tanya Jawab (FAQ) Seputar Dzikir dan Doa Setelah Shalat
1. Apakah dzikir setelah shalat wajib?
Tidak. Hukum membaca dzikir dan doa setelah shalat fardhu adalah sunnah muakkad (sangat dianjurkan). Meninggalkannya tidak membatalkan shalat, namun sangat disayangkan karena kehilangan pahala yang besar.
2. Berapa kali membaca tasbih setelah shalat?
Sesuai sunnah Rasulullah SAW, bacaan Subhanallah (tasbih), Alhamdulillah (tahmid), dan Allahu Akbar (takbir) dibaca masing-masing sebanyak 33 kali.
3. Apakah boleh membaca doa sendiri menggunakan bahasa Indonesia?
Sangat boleh. Setelah membaca dzikir yang disunnahkan dalam bahasa Arab, Anda bebas memanjatkan hajat dan doa pribadi menggunakan bahasa ibu (seperti bahasa Indonesia) agar lebih khusyuk dan memahami apa yang diminta kepada Allah SWT.



