Kumpulan Doa Para Nabi dalam Al-Qur'an untuk Berbagai Hajat
![]() |
| Mengamalkan kumpulan doa para nabi dalam Al-Qur'an adalah bentuk kepasrahan dan tawakal tertinggi saat menghadapi berbagai ujian kehidupan. |
Setiap manusia pasti pernah berada di titik terendah. Ada kalanya rezeki terasa seret, jodoh tak kunjung datang, penyakit lama tak kunjung sembuh, atau hati terasa gelisah tanpa sebab yang jelas. Saat ikhtiar rasanya sudah maksimal, kepada siapa lagi kita bergantung selain kepada Sang Maha Pencipta?
Dalam sejarah Islam, para utusan Allah juga pernah menghadapi ujian yang luar biasa berat. Nabi Ayyub diuji dengan penyakit bertahun-tahun, Nabi Yunus ditelan ikan paus, dan Nabi Zakaria diuji dengan penantian buah hati hingga usia senja. Namun, mereka memiliki satu senjata pamungkas: doa.
Artikel ini merangkum kumpulan doa para nabi dalam Al-Qur'an untuk berbagai hajat. Bukan sekadar bacaan, doa para nabi dan artinya ini adalah cerminan ketauhidan, kepasrahan, dan adab tingkat tinggi kepada Allah SWT. Mari selami hikmahnya dan amalkan untuk kehidupan kita sehari-hari.
Mengapa Kita Dianjurkan Berdoa Menggunakan Doa Para Nabi?
Memilih redaksi doa yang tepat adalah bagian dari adab seorang hamba kepada pencipta-Nya. Sering kali kita merasa bingung merangkai kata saat meminta sesuatu kepada Allah, padahal Al-Qur'an telah menyediakan pedoman doa yang paling sempurna.
Membaca doa mustajab dalam Al-Qur'an, khususnya yang dilafalkan langsung oleh para nabi, memiliki keutamaan (fadhilah) dan bobot spiritual yang sangat besar. Mengapa doa-doa mereka begitu istimewa dan lebih berpeluang besar untuk dikabulkan? Berikut alasannya:
- Divalidasi oleh Allah: Doa-doa ini diabadikan langsung dalam Al-Qur'an, yang berarti Allah menyukai redaksi doa tersebut dan telah mengabulkannya.
- Adab yang Sempurna: Para nabi tidak pernah memaksa dalam berdoa. Mereka memulai dengan memuji Allah, mengakui kelemahan diri (istighfar), lalu menyampaikan hajatnya secara halus.
- Mencakup Semua Kebutuhan: Mulai dari doa nabi untuk berbagai hajat seperti rezeki, kesehatan, keamanan, hingga keturunan dan ketenangan jiwa, semuanya tersedia lengkap.
Kumpulan Doa Para Nabi dalam Al-Qur'an Berdasarkan Hajat
![]() |
| Seperti tunas yang tumbuh di celah batu karang, doa para nabi mengajarkan kita bahwa selalu ada jalan keluar dan keajaiban dari Allah SWT untuk setiap hajat yang terasa mustahil. |
Al-Qur'an bukanlah sekadar kitab suci yang dibaca untuk ibadah semata, melainkan panduan hidup (way of life) yang menjawab segala persoalan manusia. Mulai dari urusan karir, jodoh, kesehatan, hingga kedamaian batin, Allah telah merekam dialog para nabi-Nya ketika mereka menghadapi ujian serupa.
Agar Anda lebih mudah menemukan doa yang paling sesuai dengan kondisi saat ini, kami telah mengelompokkan 20 doa para nabi dan artinya ini berdasarkan kategori hajat atau kebutuhan Anda:
A. Doa Para Nabi untuk Taubat dan Memohon Ampunan
Kunci pertama untuk membuka pintu rezeki dan kebahagiaan yang tertutup adalah dengan membersihkan diri dari dosa. Tidak ada manusia yang luput dari salah dan khilaf.
Namun, para nabi mencontohkan bahwa sebaik-baiknya orang yang bersalah adalah mereka yang segera memohon ampunan (istighfar). Doa-doa taubat ini sangat ampuh untuk melembutkan hati yang keras dan merayu rahmat Allah SWT turun ke dalam kehidupan kita.
1. Doa Nabi Adam AS: Bertaubat dari Kesalahan Besar
Latin: Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa in lam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.
Artinya: "Ya Tuhan kami, kami telah menzhalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi." (QS. Al-A'raf: 23)
Cara Mengamalkan: Bacalah sebagai dzikir harian, terutama setelah shalat taubat.
2. Doa Nabi Yunus AS: Untuk Keluar dari Kesulitan dan Hajat Mendesak
Latin: Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu minadz dzaalimiin.
Artinya: "Tidak ada tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zhalim." (QS. Al-Anbiya: 87)
Cara Mengamalkan: Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa pun Muslim yang berdoa dengan ini, Allah akan mengabulkannya (HR. Tirmidzi).
3. Doa Nabi Nuh AS: Memohon Ampunan Diri dan Orang Tua
Latin: Rabbighfir lii wa liwaalidayya wa liman dakhala baitiya mu'minan wa lilmu'miniina wal mu'minaat.
Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa pun yang memasuki rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan." (QS. Nuh: 28)
4. Doa Nabi Musa AS: Ampunan untuk Diri dan Saudara
Latin: Rabbighfir lii wa li akhii wa adkhilnaa fii rahmatika wa anta arhamur raahimiin.
Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku dan masukkanlah kami ke dalam rahmat-Mu..." (QS. Al-A'raf: 151)
B. Doa Para Nabi untuk Rezeki, Pekerjaan, dan Kelancaran Urusan
Kehidupan duniawi tidak lepas dari ikhtiar mencari nafkah, mengejar karir, hingga mencari pasangan hidup. Saat pintu rezeki terasa seret, bisnis sedang lesu, atau Anda sedang berjuang mencari pekerjaan (jobseeker), doa adalah penyempurna ikhtiar Anda.
Para nabi juga pernah mengalami masa-masa keterasingan, kehilangan harta, dan kesulitan ekonomi. Berikut adalah doa-doa mustajab untuk melancarkan urusan dan mendatangkan rezeki:
5. Doa Nabi Musa AS (Bagian 1): Mendatangkan Rezeki dan Jodoh
Latin: Rabbi innii limaa anzalta ilayya min khairin faqiir.
Artinya: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan (rezeki) yang Engkau turunkan kepadaku." (QS. Al-Qashash: 24)
6. Doa Nabi Musa AS (Bagian 2): Kelancaran Urusan dan Berbicara
Latin: Rabbisyrah lii shadrii, wayassir lii amrii, wahlul 'uqdatan min lisaanii, yafqahuu qaulii.
Artinya: "Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku, agar mereka mengerti perkataanku." (QS. Thaha: 25-28)
7. Doa Nabi Isa AS: Memohon Rezeki dari Jalan Tak Terduga
Latin: Rabbanaa anzil 'alainaa maa'idatan minas samaa'i... warzuqnaa wa anta khairur raaziqiin.
Artinya: "Ya Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit... dan berilah kami rezeki, karena Engkau adalah sebaik-baik pemberi rezeki." (QS. Al-Ma'idah: 114)
8. Doa Nabi Syu'aib AS: Memohon Keadilan dan Jalan Keluar
Latin: Rabbanaftah bainanaa wa baina qauminaa bil haqqi wa anta khairul faatihiin.
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil). Engkaulah sebaik-baik pemberi keputusan." (QS. Al-A'raf: 89)
C. Doa Para Nabi untuk Keturunan dan Keluarga
Membangun rumah tangga yang sakinah dan memiliki generasi penerus yang shalih adalah impian setiap Muslim.
Bagi Anda yang sedang ikhtiar program hamil (promil), menanti buah hati bertahun-tahun, atau sedang berjuang mendidik anak di era modern yang penuh tantangan, Anda tidak sendirian. Resapi dan amalkan deretan doa berikut ini untuk memohon keturunan yang baik:
9. Doa Nabi Zakaria AS: Memohon Keturunan yang Shalih
Latin: Rabbi hab lii min ladunka dzurriyyatan thayyibatan, innaka samii'ud du'aa'. (QS. Ali 'Imran: 38)
Artinya: "Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa."
10. Doa Nabi Ibrahim AS (Bagian 1): Memohon Anak yang Shalih
Latin: Rabbi hab lii minash shaalihiin. (QS. Ash-Shaffat: 100)
Artinya: "Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang yang shalih."
Kupas Tuntas: Tulisan Arab Doa Robbi Hablii Minash Shoolihiin, Latin, dan Rahasia Terkabulnya
11. Doa Nabi Ibrahim AS (Bagian 2): Keluarga yang Menjaga Shalat
Latin: Rabbij'alnii muqiimash shalaati wa min dzurriyyatii, rabbanaa wa taqabbal du'aa'. (QS. Ibrahim: 40)
Artinya: "Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan shalat..."
12. Doa Nabi Luth AS: Keselamatan Keluarga dari Lingkungan Buruk
Latin: Rabbi najjinii wa ahlii mimmaa ya'maluun. (QS. Asy-Syu'ara: 169)
Artinya: "Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dan keluargaku dari perbuatan yang mereka kerjakan."
D. Doa Para Nabi untuk Kesehatan, Kesabaran, dan Ketenangan Hati
Saat tubuh terbaring sakit atau pikiran dipenuhi kecemasan (overthinking), dunia rasanya menjadi sempit. Ujian fisik dan mental ini sejatinya adalah cara Allah untuk menggugurkan dosa sekaligus menaikkan derajat hamba-Nya.
Jika Anda atau keluarga tercinta sedang diuji dengan penyakit, atau hati sedang dirundung kesedihan mendalam, bacalah doa-doa berikut:
13. Doa Nabi Ayyub AS: Memohon Kesembuhan Penyakit Berat
Latin: Annii massaniyadl dlurru wa anta arhamur raahimiin. (QS. Al-Anbiya: 83)
Artinya: "(Ya Tuhanku), sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang."
14. Doa Nabi Ya'qub AS: Mengadukan Kesedihan dan Kegalauan Hati
Latin: Innamaa asykuu batsii wa huznii ilallaah. (QS. Yusuf: 86)
Artinya: "Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku."
E. Doa Para Nabi untuk Ilmu, Syukur, dan Akhir yang Baik
Harta dan tahta tidak akan bermakna jika tidak dibarengi dengan rasa syukur dan ilmu yang bermanfaat. Terlebih lagi, puncak dari kesuksesan seorang Muslim bukanlah seberapa banyak pencapaian dunianya, melainkan bagaimana ia menutup usia dalam keadaan beriman (Husnul Khatimah). Kelompok doa ini sangat cocok diamalkan untuk menjaga hati agar tetap lurus:
15. Doa Nabi Muhammad SAW: Memohon Tambahan Ilmu
Latin: Rabbi zidnii 'ilmaa. (QS. Thaha: 114)
Artinya: "Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku."
16. Doa Nabi Sulaiman AS: Mensyukuri Nikmat dan Kekayaan
Latin: Rabbi auzi'nii an asykura ni'matakal latii an'amta 'alayya wa 'alaa waalidayya... (QS. An-Naml: 19)
Artinya: "Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku..."
17. Doa Nabi Ibrahim AS (Bagian 3): Diterimanya Amal Ibadah
Latin: Rabbanaa taqabbal minnaa, innaka antas samii'ul 'aliim. (QS. Al-Baqarah: 127)
Artinya: "Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui."
18. Doa Nabi Yusuf AS: Memohon Husnul Khatimah
Latin: Tawaffanii musliman wa alhiqnii bish shaalihiin. (QS. Yusuf: 101)
Artinya: "Wafatkanlah aku dalam keadaan muslim dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang shalih."
F. Doa Para Nabi untuk Perlindungan dan Keamanan
Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, kita tidak pernah tahu bahaya apa yang mengintai, baik dari kejahatan manusia, godaan jin, maupun pengaruh negatif dari suatu tempat. Para nabi senantiasa membentengi diri mereka dengan doa perlindungan. Amalkan doa-doa ini sebagai perisai gaib Anda agar senantiasa merasa aman:
19. Doa Nabi Muhammad SAW: Berlindung dari Godaan Syaitan
Latin: Rabbi a'uudzubika min hamazaatisy syayaathiin. Wa a'uudzubika rabbi an yahdhuruun. (QS. Al-Mu'minun: 97-98)
Artinya: "Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan setan. Dan aku berlindung (pula) kepada-Mu ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekati aku."
20. Doa Nabi Nuh AS: Meminta Tempat yang Diberkahi
Latin: Rabbi anzilnii munzalan mubaarakan wa anta khairul munziliin. (QS. Al-Mu'minun: 29)
Artinya: "Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi, dan Engkau adalah sebaik-baik pemberi tempat."
Cara Mengamalkan Doa Para Nabi agar Mustajab
![]() |
| Jadikan doa-doa mustajab peninggalan para nabi sebagai dzikir dan rutinitas harian untuk meraih ketenangan hati, kelancaran rezeki, dan perlindungan dari-Nya. |
Mengetahui lafal dan arti doa para nabi saja belumlah cukup. Doa ibarat sebuah anak panah, dan adab serta keimanan kitalah yang menjadi busurnya. Semakin baik adab kita saat berdoa, semakin kuat pula doa tersebut melesat menembus pintu langit. Agar kumpulan doa para nabi dalam Al-Qur'an ini cepat dikabulkan dan membuahkan keajaiban, pastikan Anda memadukannya dengan tata cara berikut:
- Perhatikan Waktu Mustajab: Berdoalah di sepertiga malam terakhir, antara adzan dan iqamah, atau hari Jumat setelah ashar.
- Yakin Sepenuh Hati (Husnudzon): Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Jangan pernah ragu.
- Awali dengan Pujian: Mulailah dengan tahmid (Alhamdulillah) dan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
- Jaga Kehalalan: Makanan dan sumber penghasilan yang halal adalah kunci diterimanya doa.
Kumpulan doa para nabi dalam Al-Qur'an dan artinya bukan sekadar cerita sejarah. Ayat-ayat ini adalah resep kehidupan nyata yang Allah turunkan agar kita bisa meniru ketangguhan spiritual para utusan-Nya.
Baik Anda sedang mengejar target karier, mengharapkan keturunan, atau mencari ketenangan batin, doa nabi untuk berbagai hajat ini siap menjadi penawar pelipur lara. Jadikan doa-doa tersebut sebagai rutinitas lisan Anda, dan nantikan keajaiban dari-Nya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
-
Apa saja doa para nabi yang mustajab?
Semua doa nabi di dalam Al-Qur'an adalah mustajab. Beberapa yang populer adalah Doa Nabi Yunus (kesulitan), Doa Nabi Zakaria (keturunan), dan Doa Nabi Musa (rezeki). -
Apakah boleh membaca doa nabi untuk kebutuhan pribadi?
Tentu saja boleh. Doa-doa tersebut diabadikan agar umat Islam bisa meniru dan membacanya saat menghadapi ujian serupa. -
Doa nabi apa untuk hajat yang sulit dan mendesak?
Gunakan Doa Nabi Yunus AS (Laa ilaaha illaa anta...). Ini adalah doa tauhid yang sangat ampuh mengeluarkan seseorang dari himpitan masalah. -
Kapan waktu terbaik membaca doa-doa ini?
Saat sujud dalam shalat, sepertiga malam terakhir (tahajud), atau sebagai dzikir rutinitas pagi dan petang.



